Technology 5G
METIS merupakan proyek andalan dari Uni Eropa terkait dengan teknologi 5G dengan tujuan utama menentukan pondasi dari sistem 5G. Proyek METIS secara keseluruhan melakukan pendekatan terhadap teknologi 5G dengan cara mengikuti perkembangan dari teknologi eksisting yang dirangkum dengan konsep radio telekomunikasi terbaru yang sesuai dengan tantangan atas segala kebutuhan mengenai akses telekomunikasi yang tidak dapat terpenuhi. Integrasi dari konsep radio telekomunikasi terbaru ini meliputi, massive MIMO, ultra dense network, moving network,dan device to device. Komunikasi antar perangkat yang sangat reliabel akan memungkinkan 5G untuk mendukung perkiraan peningkatan dari volume data seluler. Ada 5 skenario dalam memenuhi tantangan teknologi 5G yang digambarkan oleh METIS: “Amazingly fast”, “Great service in a crowd”, “Best experience follows you”, “Super real-time and reliable connections”, dan “Ubiquitous things communicating”. Untuk memenuhi target setiap skenario, masih diperlukan penelitian lebih lanjut terhadap komponen teknologi yang mendukung 5G seperti, link-level components, multinode/multi-antenna, multi-RAT dan multi-layer network, dan spectrum handling.
Paper ini membahas topik untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam penelitian kedepan dan kajian pendahuluan terkait standar teknologi 5G. Ada beberapa teknologi yang diperkirakan akan menjadi landasan dalam teknologi 5G, dimana teknologi tersebut harus memenuhi kebutuhan data rates yang tinggi, latensi yang semakin kecil sehingga memberi kesan “koneksi instan” kepada end user, serta permasalahan yang di generasi sebelumnya bukan merupakan masalah besar yaitu energi. Setiap pemenuhan kebutuhan tersebut terkait dengan teknologi lain yang mendukung. Bagaimana pemenuhan data rates yang tinggi dapat dimungkinkan dengan cara: densification dan offloading, Peningkatan bandwidth, Peningkatan efisiensi sprektrum. Selain permasalahan teknis, teknologi 5G akan memberi dampak pada regulasi spektrum dan standardisasi serta kaitannya dengan perekonomian.
Arah penelitian baru akan menuju kepada perubahan mendasar terhadap desain dari teknologi 5G kedepan. Dalam artikel ini dijelaskan 5 teknologi yang dapat menjadi dasar dari 5G: device centric architectures, millimeter wave, massive MIMO, smarter devices, komunikasi M2M. Tujuan dari paper ini adalah studi komprehensif terkait dengan teknologi 5G pada telekomunikasi nirkabel. Kontribusi utama dari paper ini adalah kunci dari penentuan teknologi 5G telekomunikasi seluler, yang berorientasi kepada konsumen. Pada teknologi 5G, konsumen telekomunikasi nirkabel yang lebih diutamakan. Teknologi 5G adalah penggunaan bandwidth yang tinggi pada telepon seluler dimana hal ini merupakan teknologi yang dominan dimasa mendatang.
Dalam teknologi telekomunikasi seluler, teknologi 5G bukan merupakan standar yang merevolusi teknologi generasi sebelumnya. Standar-standar terkait teknologi 5G yang akan muncul nantinya akan mengubah beberapa regulasi telekomunikasi karena regulasi tersebut akan menjadi obsolete. Upaya untuk mengantisipasi hal tersebut, ada beberapa hal yang harus dirumuskan untuk mempersiapkan datangnya standar yang selalu dikaitkan dengan “The Disruptive Standard”.
Refrences :
Scenarios for 5G Mobile and Wireless Communications The Vision of The METIS Project (Osseiranet al., 2014).
What Will 5G Be? (Andrews et al., 2014).
Five Disruptive Technology Directions for 5G (Boccardi, Heath, Lozano, Marzetta, & Popovski, 2014).
5G technology of mobile communication: A survey (Gohil, Modi, & Patel, 2013).
(Boccardi et al., 2014). Beberapa teknologi yang searah dengan teknologi 5G (DMC R&D Centre Samsung, 2015)
0 comments:
Post a Comment